Teknologi Canggih yang Ternyata Hanya Hoax.

Di era digital seperti ini hampir semua aktivitas membutuhkan bantuan teknologi. Teknologi disini  bukan lagi sebagai alat pendukung, bahkan sudah menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari inovasi yang dihadirkan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membuat banyak perusahaan yang akhirnya berusaha untuk menciptakan terobosan lainnya. Tetapi dari perusahaan-perusahaan tidak sedikit yang menggunakan pancingan= teknologi cangih untuk inovasinya tapi ternyata hanya hoax.

Daftar Teknologi Canggih Hoax.

  1. Theranos.

Theranos merupakan sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 2003 oleh Elizabeth Holmes. Perusahaan teknologi kesehatan yang didirikan oleh Elizabeth Holmes ini bergerak di bidang laboratorium pengecekan DNA. Dengan teknologi yang dikembangkan bernama Edison, perusahaan ini menjanjikan metode pengecekan darah yang jauh lebih murah, cepat, dan akurat. Tidak hanya itu saja, perusahaan ini juga menjanjikan bahwa teknologi yang dimilikinya mampu melakukan pengecekan darah hanya dengan setetes sampel darah saja. Tetapi, kesuksesan ternyata tidak bertahan lama, pada tahun 2015 seorang jurnalis dari WSJ (The Wall Street Journal) melakukan investigasi dan mengungkapkan hal menarik bahwa Holmes telah melakukan tindak penipuan. Ternyata untuk melakukan uji darah pasiennya, Theranos tidak menggunakan teknologinya sendiri, melainkan menggunakan pihak ketiga yang sudah lama bergerak di dunia pengecekan darah, dan fakta lain mengungkapkan bahwa hasil pengecekan darahnya pun tidak akurat.

 

  1. Rocket Research Flat Earth.

Semenjak munculnya teori konspirasi yang menyebutkan bahwa bumi itu datar, banyak umat manusia di dunia terpecah ke dalam dua tipe, yaitu yang percaya bumi datar dan bumi bulat. Sekitar setahun yang lalu, seorang penganut bumi datar asal California bernama Mike Hughes membuat roket yang katanya untuk pergi ke luar angkasa. Mike Hughes ingin membuktikan bahwa kepercayaannya mengenai bumi datar itu benar tanpa di ada-ada. Ketika Mike Hughes berhasil membuat dan akhirnya sukses meluncurkan roketnya tersebut, tetapi roket yang dimimpikan akan membawanya ke luar angkasa itu malahan hanya dapat mencapai ketinggian 572 meter saja. Padahal udah heboh banget mau buktiin kalau bumi datar tapi ternyata roketnya nggak sampai ke ruang angkasa, guys.

 

  1. TV Berwarna Instan.

Di awal kemunculan televisi yang masih menggunakan teknologi yang masih menampilkan warna hitam putih saja, sebuah perusahaan penyiaran nasional Swedia, SVT, pada waktu itu menyiarkan laporan yang mengejutkan bahwa ada trik khusus untuk membuat televisi jadi berwarna dengan mudah. Penyiar yang bernama Stensson  mengatakan bahwa penontonnya dapat mengubah televisi menjadi berwarna hanya dengan meregangkan stoking berbahan nilon di atas layarnya. Tetapi hal tersebut hanyalah sebuah skenario prank untuk merayakan hari April Mop.

 

  1. Server Kentang.

Apakah kamu pernah membaca atau menonton video yang mengatakan bahwa sebuah kentang dapat menyalurkan energi listrik ? Nah kalau sekarang sebuah saluran TV yang cukup terkenal yaitu, BBC, menayangkan sebuah berita dari sekelompok prankster yang mengaku bahwa kentang dapat memberi daya pada server web. Tetapi, beberapa organisasi media sudah mengangkat berita itu sebelum benar-benar diketahui kebenarannya. Sehingga teknologi server kentang ini dinyatakan tidaklah hoax. Tetapi, salah satu penciptanya mengatakan bahwa konsep itu memungkinkan. Hal itu dibuktikan pada bulan Juni tahun 2000 ketika seseorang bernama Fredric White, yang ternyata membuat teknologi server kentang sesungguhnya, dengan sangat di sayangkan, Fredric meninggalkan proyeknya setelah Fredric tidak tahan lagi dengan bau kentang busuk.

 

  1. Microsoft iLoo.

Yang terakhir ada MSN UK yang mengeluarkan siaran pers pada tahun 2003 yang mengumumkan bahwa mereka akan menciptakan toilet portable bernama iLoo berkemampuan internet Wi-Fi pertama di dunia. Mereka berjanji iLoo akan memiliki fasilitas keyboard nirkabel, layar plasma datar yang dapat diatur ketinggiannya, akses internet broadband, sistem speaker di bawah wastafel, dan masih banyak lagi. Tetapi, Microsoft telah menegaskan bahwa siaran pers itu adalah hoax, dengan menanggapi hal tersebut, manajer produk grup MSN mengajukan bahwa siaran itu bukanlah hoax, melainkan kantor pusat perusahaan memutuskan bahwa iLoo bukan ide yang baik sehingga proyeknya dibatalkan dan diberitakan sebagai hoax.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

Leave a Comment