3 Alasan Jack Audio Mulai Ditinggalkan

21 September 2018 - Kategori Blog

jack audio

Dengan diluncurkannya OnePlus 6T tanpa jack headphone, para konsumen kembali dipaksa untuk mendengarkan musik melalui headphone wireless atau Type-C.

Walaupun OnePlus menyertakan dongle dalam paket flagship barunya, tetapi vendor lain seperti Apple memaksa pengguna membeli perangkat terpisah untuk mendengarkan audio melalui kabel. Tapi dibalik semua itu, pastinya harus ada alasan yang kuat mengapa pabrikan smartphone terkesan memaksa untuk menghilangkan jack audio.

Berikut ini adalah 3 alasan mengapa brand smartphone mulai menghilangkan port jack audio

1. Ruang Baterai Lebih Besar

oneplus6

Salah satu alasan dihilangkannya port jack adalah agar baterai memiliki ruang yang lebih besar sehingga menambah kapasitas baterai. Namun alasan tersebut tidak semua benar. Mari kita lihat pada HTC U11. Seperti yang digambarkan oleh bagan di bawah ini, HTC U11 memiliki baterai 3.000 mAh dan tidak memiliki headphone jack. Namun, pendahulunya, HTC 10 memiliki jack headphone dan baterai 3000mAh.

Bukan hanya HTC; Apple juga sama. iPhone 6 kalau dibandingkan dengan iPhone 8. iPhone 6 ada jack headphone sementara iPhone 8 tidak ada. iPhone 6 memiliki baterai 1,810 mAh dan iPhone 8 baterainya tidak ada perubahan 1,821mAh. Jadi ukuran baterai faktanya bukan jadi alasan untuk membuang port jack audio. Memang iPhone 8 lebih tipis tapi tipisnya tidak signifikan dibanding menghilangkan jack 3,5mm

2. Dimensi Ponsel Jadi Lebih Tipis dan Ringan

lgv30

Semua smartphone akan menjadi semakin tipis dan ringan kedepannya, namun membuang port jack audio nampaknya bukan sebuah keharusan. Sekali lagi fakta berbicara jika kita melihat iPhone 8 dan iPhone 6. Keduanya memiliki layar 4,7 inci dan satu kamera belakang. Tapi entah mengapa malah iPhone 6 lebih ringan (129g) daripada iPhone 8 (148g).

3. Wireless Adalah Masa Depan

Sudah dipastikan bahwa semua akan serba wireless, karena memang banyak kelebihan. Namun selama kelebihan teknologi wireless masih belum dapat mengimbangi kecepatan/kualitas output kabel, maka kabel belum tergantikan dan permintaannya akan konsisten. Kabel itu murah, cepat, dan dapat diandalkan kestabilannya tidak seperti wireless. Wireless masih jauh untuk menggantikan kabel. Masih belum matang.

Pada salah satu wawancara oleh TechRadar, salah satu pendiri OnePlus, Carl Pei menyatakan, “Kami percaya sekarang adalah waktu yang tepat …” ketika ditanya tentang membuang jack headphone. Tapi kapan waktu yang tepat jadi terkesan alasan saja ketika kompensasi baterai lebih besar, dimensi yang lebih kecil, dan bobot yang lebih ringan benar-benar diterapkan.

Konsumen akan lebih maklum jika headphone jack dihilangkan. Namun fakta berbicara lain. Jika Anda membayar jutaan hingga puluhan juta untuk ponsel yang memberi headset bluetooth sebagai bonus itu masih oke. Tapi jika ada fitur penting dihilangkan, tapi tidak ada kompensasinya itu jelasnya untuk meningkatkan profit.

Itulah 3 alasan mulai hilangnya jack audio pada smartphone angkatan baru..yang bisa disimpulkan sendiri apakah kalian setuju atau tidak

Sumber : AndroidAuthority.com
Kontributor : @KATZGAME

 

, ,

 
Chat via Whatsapp