Alasan Kenapa Iron-Man Harus Tewas di Avengers: Endgame

Tewasnya karakter Iron-Man dalam film Avengers: Endgame nyatanya membuat baper penonton. Banyak dari penonton yang pada akhirnya menangis hanya karena merasa sedih terbawa alur dari film tersebut. Terlebih bagi mereka yang terus mengikuti jalan cerita film superhero itu dari awal.

Namun, belum lama ini, penulis Avengers: Endgame, Christoper Markus dan Stephen McFeely membagikan alasan utama mengapa sosok Tony Stark ini harus tewas di film Marvel Studios ini.

Dikutip dari the New York Times pada Senin kemarin (13/05), Christoper dan Stephen mengaku bahwa kematian pionir utama ini telah direncanakan sejak lama, bahkan sebelum film Avengers: Infinity War dirilis. “Kedua film (Infinity War dan Endgame) ini dikerjakan bersamaan. Kami tak bisa menulis Avenger: Infinity War sebelum kami tahu bagaimana akhir dari film Avengers: Endgame. Dan kami biasanya berdiskusi dengan Kevin, Trinh Tran, Joe, dan Anthony Russo,” ungkap Stephen.

Mereka berdua juga mengklain bahwa mereka berusaha memberikan akhir terbaik dari perjalanan para superhero di MCU, termasuk dengan membuat karakter Iron-Man yag mengorbankan nyawanya demi mengalahkan Thanos.

“Kami hanya mencoba untuk mengarahkan karakter tersebut ke hal yang terbaik bagi mereka. Kami pikir beberapa karakter harus menemui akhir perjalanannya dengan pengorbanan,” tambah Stephen. “Jadi, kami harus memikirkan bagaimana mengakhirinya. Aku pikir jika kami menyelamatkan Tony atau membunuh Cap, cerita itu akan menjadi salah.”

Sebelumnya, Kevin Feige, bos Marvel Studios telah menegaskan bahwa alur cerita Avengers: Endgame memang sudah direncanakan sejak empat tahun silam. Ia mengklaim bahwa pihak produksi sama sekali tak ragu menjadikan Avengers: Endgame sebagai akhir dari kisah para superhero MCU.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

Leave a Comment