Akibat Meledek Presiden, Game Horror dari Taiwan “Devotion” Dihapus Dari Steam

Kita tidak mengetahui apa yang dipikirkan developer ini sampai-sampai memasukan meme meledek presiden china ke dalam gamenya buatannya tersebut.

Tetapi jika kita melihat keadaan sekarang mungkin developer game tersebut akan menyesali perbuatannya yang bisa dibilang cukup merugikan dirinya dan orang yang terlibat.

Kontroversi ini bisa muncul dikarenakan salah satu pemain game Devotion ini menemukan sebuah easter egg atau bisa dibilang pesan rahasia berupa brosur yang berisi ledekan ke Presiden China, Xi Jinping.

Easter Egg atau Pesan Rahasia tersebut sebenarnya sudah ada pada masa pengembangan game ini, Jadi setiap anggota Red Candle Games masing-masing menaruh kata-kata sensitif yang diclaim oleh mereka digunakan untuk materi seni.

Easter Egg Game Devotion yang Meledek Presiden China

Namun hingga game itu diluncurkan mereka tidak menghapus atau memperbaiki kata-kata yang sensitif pada game tersebut.

Mungkin mereka sibuk pada masing-masing tugas sehingga lupa akan hal itu. Mereka baru mengetahui hal tersebut setelah pemain dari game Devotion ini melaporkan hal itu 2 hari setelah perilisannya.

Tapi sayang seribu sayang berita tersebut sudah menyebar ke warga negara pengguna steam yang berada di china.

Mereka memberikan review negatif sehingga menyebabkan melorotnya review positif yang berada di halaman steam game tersebut.

Sampai halaman tersebut berubah menjadi mixed setelah dibom dengan review negatif oleh para pengguna steam yang berasal dari negara china.

Setelah mengetahui kejadian tersebut, developer game Devotion ini langsung meminta maaf tentang perbuatan yang mereka lakukan dan mengakui bahwa perbuatan tersebut dilakukan dengan unsur ketidaksengajaan dan tidak memiliki niat untuk merugikan suatu pihak tertentu.

Mereka mengeclaim bahwa project management mereka tidak berjalan dengan baik. Sehingga mereka harus lebih memperhatikanya agar tidak terjadi kesalahan lagi dikemudian hari.

Tentu dengan mereka meminta maaf tidak begitu saja membuat mereka bebas dari permasalahan yang sedang dihadapi. Dua publisher dari game devotion ini memutuskan kontrak yang telah mereka buat dengan perusahaan tersebut.

Tidak hanya itu, mereka juga harus membayar biaya ganti rugi kepada publisher sesuai kontak yang telah disepakati oleh kedua pihak sebelumnya.

Dan setelah kejadian tersebut, game Devotion telah dihapus dari steam untuk beberapa waktu yang tidak ditentukan.

Developer dari game Devotion menyebutkan bahwa mereka menghapus game tersebut karena bertujuan untuk menenangkan keadaan dan ingin memastikan bahwa hal-hal yang serupa tidak ada lagi muncul di game buatannya tersebut.

Selain itu, mereka juga mengharapkan untuk pembeli game ini agar berfokus pada gamenya dan tidak berfokus kepada kejadian yang telah terjadi ini. Ya kita doakan saja kasus ini akan dapat diselesaikan dengan baik agar game tersebut juga dapat segera dimainkan.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait

Leave a Comment