7 Tips Jitu Memilih Kursi Gaming 2018

01 March 2018 - Kategori Blog

 

kursi gaming

 

Kursi gaming? Yup, sebenarnya peredarannya sudah termasuk lama, namun beberapa tahun belakangan ini banyak gamer PC di Indonesia yang mulai melirik kursi gaming sebagai salah satu aksesoris wajib selain mouse, keyboard dan headphone. Hal ini pun diikuti dengan semakin banyaknya produsen gaming hardware yang ikutan jual kursi gaming.

Tak hanya sekadar untuk gaya-gayaan memang, karena secara fungsi memang sangat membantu buat kita-kita yang bisa menghabiskan waktunya di depan PC hampir seharian. Bayangkan jika minimal kita berada 8 jam di depan PC dan duduk menggunakan kursi yang tidak nyaman, entah terlalu rendah, sandarannya terlalu tegak, atau lainnya. Dijamin badan akan terasa pegal, mulai dari kaki, punggung, hingga leher. Tidak percaya? Coba sendiri deh, hehe…

Kursi gaming pun hadir sebagai solusi. Tak hanya bisa mengurangi kelelahan (dan cedera tentunya), kursi gaming pun memiliki bentuk dan desain yang keren sehingga bisa melengkapi gaming rig yang sudah ada. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya gamer YouTuber yang mempamerkannya sebagai aksesoris gaming wajib, maka pamor kursi gaming pun semakin menanjak.

Ok, katakanlah hati kita (dan dana tentunya) sudah mantap untuk meminang kursi gaming, tentunya ada berbagai hal yang patut diperhatikan agar tidak menyesal nantinya, terlebih harganya juga termasuk tinggi juga. Kalau waktu mau beli keyboard dan mouse gaming aja mikirnya bisa sampai sebulan, pastinya sama juga waktu mau beli kursi gaming bukan? 😀

RESIKO KESEHATAN NGEGAME TANPA KURSI GAMING

Kok judulnya agak serem sih? Santai aja guys, bukannya mau nakut-nakutin, tapi memang semua aktifitas itu ada resikonya, dan resiko itu bisa diminimalisir asalkan kita melakukannya secara benar.

Berdasarkan penelitian oleh Nielsen di tahun 2014, rata-rata gamer dengan umur di atas 13 tahun menghabiskan waktunya 6,3 jam untuk bermain game. Untuk gamer hardcore, tentunya bisa lebih lama lagi.

Kalau pengalaman penulis sendiri, sehari-harinya pernah di depan PC  sampai lebih dari 8 jam dan duduk hanya dengan kursi lipat yang biasa ada di kondangan nikah, hehe… Karena bagian tubuh yang ditahan hanya punggung bagian tengah saja, maka pinggang dan bahu pun sukses pegal-pegal keesokan harinya. Menang kagak encok iya cuy…

Lower back pain atau sakit pada punggung bagian bawah menjadi salah satu cedera yang paling sering dialami para gamer yang duduk lama di depan PC. Penyebab utamanya adalah salah posisi atau postur karena kursi yang tidak menunjang, dan hal tersebut semakin parah jika dilakukan berjam-jam tiap harinya. Masalahnya adalah kebanyakan kita tidak menyadarinya karena saking asyiknya bermain game.

kursi gaming

Saat bermain game, normalnya punggung kita haruslah tegak. Secara sederhana, tulang belakang kita terdiri dari sejumlah tulang-tulang yang membungkus syaraf. Syaraf ini fungsinya mengirim informasi dari dan ke otak. Di antara tiap tulang, terdapat tulang muda berbentuk cakram yang memungkinkan punggung kita untuk melakukan berbagai gerakan.

“Paket” tulang belakang yang terdiri dari berbagai tulang kecil dan syaraf tersebut dilindungi oleh otot. Nah, sakit atau nyeri pada punggung dapat terjadi karena berbagai hal, seperti terkilir atau ketegangan pada tulang belakang. Untuk gamer, alasan kedualah yang paling sering terjadi. Ketegangan tersebut semakin parah ketika posisi punggung tidak tepat dan terjadi dalam waktu lama.

Jika (tulang) punggung kita berada dalam posisi tidak lurus atau bengkok dalam waktu lama, cakram yang terdapat di antara tulang punggung dapat mendesak syaraf tulang belakang dan hasilnya nyeri luar biasa. Jika tidak ditangani dalam waktu lama, ancamannya adalah kelumpuhan. Semakin serem? Iya cuy…

Kesimpulannya punggung kita harus tegak saat duduk berlama-lama di depan PC, dan kursi gaming yang tepat dapat membantu hal tersebut. Oya, main game dengan posisi duduk di bawah atau lesehan juga tidak disarankan juga. Posisi tersebut cenderung membuat punggung kita membungkuk dalam waktu lama.

JENIS-JENIS KURSI GAMING

Kursi gaming itu jenisnya ada banyak lho guys, dan kamu sebenarnya bisa memilihnya sesuai kebutuhan. Tercatat ada 5 jenis kursi gaming, namun di Indonesia sendiri sih yang paling banyak dijual adalah jenis kursi gaming PC. Seiring berjalannya waktu, pasti ke depannya akan banyak yang jual kursi gaming dengan jenis lainnya. Ok, berikut jenis-jenis kursi gaming:

1. Kursi Gaming PC

Kursi gaming jenis ini sangatlah populer. Bahkan saking populernya, kata “kursi gaming” pun langsung merujuk ke kursi gaming PC. Untuk tampilannya agak mirip dengan kursi kantoran dan juga seperti jok mobil balap, namun secara style berbeda karena ditujukan untuk gaming.

Sebuah kursi gaming PC biasanya sudah dilengkapi dengan headrest dan armrest. Kemudian untuk armrest ketinggiannya juga dapat diatur agar lengan kita dapat beristirahat dengan nyaman dan sejajar dengan meja, dengan begitu pergelangan tangan kita akan tetap nyaman beraktifitas dengan mouse.

kursi gaming

2. Kursi Gaming Rocker

Untuk jenis ini langsung diletakkan di lantai, jadi cocok bagi kamu-kamu yang meja TV/monitornya agak rendah. Bentuk kursi ini menyerupai huruf ‘L’ dan biasanya ada yang memiliki armrest, ada juga yang tidak. Rebahan di kursi gaming jenis ini juga lebih enak karena kaki bisa agak selonjor.

Kursi gaming rocker yang mahal biasanya dibekali dengan fitur seperti built-in speaker dan subwoofer, serta input untuk stereo. Untuk kamu yang suka main game secara lesehan, kursi gaming jenis ini sangat cocok.

kursi gaming

3. Kursi Gaming Pedestal

Secara tampilan mirip dengan jenis kursi gaming rocker, hanya saja di bagian bawah kursi terdapat tumpuan sehingga kursi dapat diputar ke kiri atau kanan, selain itu juga dibekali dengan armrest. Karena ada tumpuannya, kursi ini lebih tinggi dibanding kursi gaming rocker.

kursi gaming

4. Kursi Gaming Racing

Jika kamu merupakan maniak game racing, maka kursi jenis ini haruslah dimiliki. Kursi gaming jenis ini biasanya sudah dilengkapi dengan tempat untuk meletakkan aksesoris game racing seperti steering wheel, pedal dan shift knob. Tempat itu juga dapat disetel ketinggian dan jaraknya dari posisi kita duduk. Untuk kursinya sendiri desainnya mirip dengan jok mobil balap, dengan begitu pengalaman bermain game racing pun semakin maksimal.

kursi gaming

5. Kursi Gaming Bean Bag

Siapa bilang bean bag tidak bisa dijadikan kursi gaming? Well, memang secara harafiah bukanlah kursi, tapi fungsinya sama yakni untuk merebahkan diri. Perbedannya dengan bean bag biasa adalah dari segi bahan dan fitur.

Untuk bahan biasanya menggunakan bahan dasar kulit sehingga tahan sobek, mengingat punggung dan celana kita akan selalu bergesekan dengan permukaan bean bag sepanjang waktu. Kemudian ada fitur tambahan seperti built-in speaker dan port audio in.

kursi gaming

SYARAT MUTLAK SEBUAH KURSI GAMING

Di atas sudah dijelaskan bahwa kursi gaming dapat menghindarkan kita dari cedera parah pada tulang punggung dan pinggang. Dengan banyaknya yang jual kursi gaming di pasaran, apakah semuanya layak? Belum tentu. Terdapat beberapa syarat mutlak yang harus dipenuhi. Apa saja?

1. Headrest

Selain punggung, kepala berikut leher sebaiknya juga dalam posisi tegak. Untuk itu headrest atau sandaran kepala wajib ada dalam sebuah kursi gaming. Ketika kita bersandar pada kursi, headrest akan menahan posisi kepala berikut leher. Dengan begitu postur tubuh mulai dari kepala, leher, dan punggung akan berada dalam garis lurus sehingga akan mengurangi potensi cedera tulang belakang.

kursi gaming

2. Armrest

Untuk yang satu ini harus ada untuk sebuah kursi gaming PC. Ketika kita menggunakan kursi tanpa armrest, maka lengan kita akan menggelantung ke bawah dan pergelangan tangan yang menekuk menjadi satu-satunya tumpuan untuk menahan aktifitas kita saat menggerakkan mouse. Alhasil syaraf median pada pergelangan tangan pun terhimpit dan menyebabkan Carpal Tunnel Syndrome (CTS).

Jika mengalami CTS, maka yang dirasakan adalah nyeri, kesemutan, hingga mati rasa pada tangan. Efek parahnya, nyeri tersebut akan selalu dirasakan ditambah dengan rasa pegal. Selain itu tangan tidak dapat menggenggam dengan kuat. Ladislav “GuardiaN” Kovács dari tim CS:GO Na’Vi dan Olof “olofmeister” Kajbjer dari tim CS:GO Fnatic merupakan 2 atlet esports profesional yang pernah mengalami CTS. Selain sempat mundur beberapa saat dari turnamen, ketika kembali pun performa mereka tidak seperti sediakala.

kursi gaming

Armrest pada kursi gaming dapat membantu untuk menahan lengan bawah kita agar posisinya tetap sejajar dengan pergelangan tangan. Kursi gaming yang baik tentunya memiliki armrest yang ketinggiannya dapat diatur, karena tinggi meja dan kursi kita tidak selalu sama. Jadi armrest merupakan elemen yang penting dalam sebuah kursi gaming.

3. Pengatur Setelan Kursi

Bayangkan jika sebuah kursi gaming PC ketinggiannya tidak dapat diatur direbahkan (kursi gaming macam apa itu!? :D). Jelasnya setiap orang tingginya berbeda-beda, selain itu tinggi meja dimana monitor kita berada juga pasti beda dengan kursi, jadinya ya kursi gaming haruslah dapat diatur ketinggiannya.

Kemudian jika ada pengaturan untuk merebahkan bagian punggung kursi, tentunya akan lebih baik. Memang tak perlu harus bisa direbahkan hingga 180 derajat, tapi setidaknya ada pengaturannya karena kita tidak ingin selalu duduk tegak bukan? Walau posisi kita sedikit rebahan, setidaknya punggung kita tetap lurus karena menyandar di kursi.

4. Lekukan Kursi

Jika dilihat secara detail, bagian pinggang belakang kita tidaklah lurus, tetapi sedikit melekuk ke dalam. Sebuah kursi gaming yang baik tentunya akan mengikuti kontur tersebut. Ada beberapa produsen yang jual kursi gaming dengan menyiasatinya, yakni memberikan bantal pada bagian pinggang. Ada juga yang bagian belakangnya didesain melekuk mengikuti kontur punggung. Tapi menurut penulis pribadi, versi kedua lebih keren secara visual 😀

5. Busa Bantalan Padat

Bagian dalam kursi gaming yang baik (tepatnya pada bantalan kursi dan punggung) biasanya berisikan busa padat yang biasa ditemukan pada matras berkualitas tinggi. Dengan begitu bantalan kursi tidak akan cepat kempes karena penggunaan dalam waktu yang lama. Cara yang paling mudah adalah menekan bantalan kursi agak keras. Jika bantalan tidak cepat kembali ke bentuk aslinya, maka kamu bisa mulai panik 😀

6. Mudah Dirakit

Jika membeli sebuah kursi gaming, mau tidak mau kamu harus merakitnya terlebih dahulu. Tentu akan menjadi kelebihan tersendiri jika kursi gaming tersebut sangat mudah untuk dirakit. Untuk mengetahui mudah tidaknya, kamu bisa mencari informasi seperti panduan merakit di website resmi kursi gaming tersebut (biasanya dalam bentuk file PDF). Alternatifnya kamu bisa mencari informasi review dari kursi gaming tersebut di YouTube atau website.

7. Jahitan Rapi

Kulit yang membalut kursi gaming tentunya akan kuat menempel jika dijahit dengan rapi. Hati-hati jika yang menggunakan staples, karena lebih mudah lepas tentunya.

kursi gaming

Baca juga: 6 Panduan Memilih Mouse Gaming Terbaik dan Berkualitas

TIPS MEMILIH KURSI GAMING

Ok, sebelum meminang sebuah kursi gaming, tentunya terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Karena ketika sudah mengeluarkan biaya cukup besar, kita tentunya tidak ingin menyesal bukan? Berikut adalah 7 Tips Jitu Memilih Kursi Gaming.

1. Pastikan Konstruksi Kokoh

Berapa berat badan kamu? 50 kg? 70 kg? 110 kg? Sebuah kursi gaming yang baik tentunya mampu menahan bobot kita secara maksimal. Kebayang kan kalau lagi enak-enaknya main sambil menyandar lalu tiba-tiba punggung kursi patah? Konstruksi yang baik tentunya juga ditopang dengan bahan yang berkualitas. Untuk detailnya kita bisa langsung mengecek spesifikasi masing-masing kursi.

Konstruksi kuat ini tidak hanya pada frame kursi, melainkan juga elemen lainnya seperti roda, armrest, serta bagian tumpuan yang menghubungkan antara kursi dengan wheel base tempat roda terpasang. Pada kursi gaming yang berkualitas seperti contohnya milik E-Blue, bagian tumpuan ini sudah dibekali dengan pegas Class 4 TUG Gas Spring yang memungkinkan kursi akan naik dan turun dengan lembut.

kursi gaming

2. Nyaman Diduduki

Alasan yang sederhana, tapi sangat krusial karena kita akan menghabiskan waktu berjam-jam duduk di atasnya. Cara yang paling mudah adalah jelas mencobanya secara langsung karena kita bisa langsung merasakannya. Tapi kalau merk atau brand incaran kita juga kursi gaming nya secara online (katakanlah Tokopedia, Bukalapak, Lazada atau lainnya), setidaknya kita bisa mengeceknya dari gambar, khususnya pada bagian headrest, armrest dan punggung kursi yang mengikuti lekuk punggung.

Desain punggung kursi yang melebar di bagian atas juga bisa menjadi pertimbangan, karena nantinya tak hanya dapat menahan punggung saja, tetapi juga bahu sehingga tidak cepat lelah. Semakin nyaman sebuah kursi gaming diduduki, maka potensi kelelahan juga dapat diminimalisir.

3. Material Pelapis Kursi Gaming

Secara umum, terdapat 2 material yang melapisi kulit kursi gaming, yakni PU Leather dan kain. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Tapi kebanyakan sih produsen jual kursi gaming yang bermaterial PU Leather.

Untuk PU Leather, teksturnya seperti kulit (namun buatan) sehingga sangat mudah dibersihkan jika terkena noda seperti tumpahan minuman karena dapat langsung dilap dan kering. Namun kekurangannya, bahan ini kurang cocok bagi kamu yang mudah berkeringat karena permukaannya tidak berpori. Tapi mengingat kebanyakan gamer mainnya di ruangan ber-AC, jadi masalah keringat bisa dikesampingkan (kecuali banyak tingkat kali ya, hehe…).

Kemudian untuk bahan kain, permukaannya berpori dan bisa “bernafas” sehingga bisa menyerap keringat. Tapi tetap harus sering-sering dibersihkan karena jika terlalu sering menyerap keringat, tentu baunya bisa menyengat. Oya, bahan kain ini tentunya tidak ramah dari tumpahan cairan karena akan langsung terserap dan harus dikeringkan.

Untuk daya tahan, kedua material ini bisa dibilang sama. Karena jika tergores benda tajam, maka mudah untuk sobek. Tapi untuk pemakaian dalam waktu lama secara standar, PU Leather lebih kuat, dalam kasus ini adalah menahan gesekan dari pakaian saat kita bergerak. Kemudian PU Leather juga warnanya tidak mudah pudar.

Oya, ada satu lagi bahan yang bisa dipertimbangkan, yakni mesh (jaring) seperti contohnya pada Kursi Gaming E-Blue Cobra Ergo Mesh EEC307 Original. Bagian punggung kursi gaming ini menggunakan struktur mesh dengan bahan nylon. Karena strukturnya yang berlubang-lubang, maka kursi ini cocok untuk Anda yang mudah berkeringat khususnya pada bagian punggung. Lubang yang ada memungkinkan punggung tetap dingin.

4. Desain dan Pilihan Warna

Rig keren, mouse keren, keyboard keren, headset keren, jadi kursi gaming juga harus keren dong… Biasanya kita cenderung memilih beberapa aksesoris gaming yang sewarna, dengan begitu ketika dilihat (atau dipamerkan tepatnya) akan terlihat lebih keren.

Oleh karena itu jika kursi gaming pilihan memiliki pilihan warna yang banyak, maka ini adalah kelebihan tersendiri, terlebih desainnya juga stylish dan keren. Beberapa produsen juga menawarkan kursi gaming custom dimana kita dapat memilih warna berikut nama yang dapat dibordir pada bantalan kursi. Bahkan untuk kursi gaming E-Blue Auroza X1 Lightning EEC301 Original, terdapat LED yang dapat beriluminasi di bagian belakang kursinya, sehingga tampilannya tambah keren.

kursi gaming

5. Ukuran

Badan kamu termasuk besar? Jika iya maka harus melihat dimensi dari kursi yang akan dibeli. Bayangkan kalau kursi yang diduduki terlalu sempit, pastinya tidak akan nyaman rasanya. Hal yang paling mudah adalah melihat spesifikasi dimensi dari kursi, khususnya pada bagian lebar dan tinggi punggung kursi.

6. Garansi

Saat kita membeli barang apapun, pasti akan terasa nyaman ketika barang tersebut memiliki garansi bukan? Dengan adanya garansi yang jelas (minimal service atau yang lebih baik lagi kalau termasuk sparepart), maka tak perlu khawatir jika kursi gaming tiba-tiba mengalami kerusakan.

Selain garansi resmi, akan lebih baik juga jika pihak yang jual kursi gaming sangat mudah untuk diajak komunikasi atau konsultasi. Dengan mendapatkan informasi yang cukup banyak mengenai kursi gaming yang akan kita beli, maka kita akan merasa semakin nyaman.

8. Harga

Kursi gaming hadir dalam berbagai merk, seperti E-Blue, DX Racer, ST Racing, Corsair, Rexus, Cougar dan lainnya. Berbagai brand jual kursi gaming dengan harga yang berbeda-beda, mulai yang paling murah sampai yang paling mahal.

Untuk harga jelas ditentukan oleh dana yang dimiliki, dan harga menjadi pertimbangan paling utama dibandingkan 6 poin lainnya yang dibahas ini, setuju? Pastinya. Ada yang jual kursi gaming dengan harga di bawah 1 juta rupiah, 1 jutaan, tapi ada juga yang di atas 5 juta rupiah (tapi jangan berharap ada yang di bawah 500 ribu rupiah, hehe…).

Tentunya ada harga ada perbedaan fitur dan kualitas. Kursi gaming termurah yang populer di bawah 1 juta rupiah (misalnya KD3999) bagi sebagian orang sudah terasa cukup nyaman, namun armrest-nya tidak bisa diatur ketinggiannya. Sedangkan untuk kursi gaming E-Blue Auroza X-1 Lightning EEC301 Original, harganya di atas 6 juta rupiah tapi membawa keunggulan seperti mampu menahan beban hingga 1,8 ton, serta dilengkapi dengan LED sehingga tampak stylish.

Kursi Gaming E-Blue Cobra Ergo Mesh EEC307 Original

Rp 2.650.000

Rp 2.350.000

Dengan rentang harga mulai 800 ribuan sampai di atas 5 juta rupiah, banyak sekali pilihannya dan bisa pusing juga. Tapi tenang saja, jika kursi gaming pilihan kamu sudah memenuhi poin-poin yang dibahas di atas, maka sudah patut untuk dipinang. Lalu apakah kursi gaming terbaik adalah yang paling mahal? Tidak selalu karena harus dilihat kembali poin-poin yang telah dibahas.

Yang pasti penulis tidak merekomendasikan kursi gaming bekas atau second, karena kita tidak akan pernah tahu apa yang pernah dialami oleh kursi tersebut saat digunakan oleh pemilik sebelumnya.

Ok, semoga artikel 7 Tips Jitu Memilih Kursi Gaming ini dapat menjadi pertimbangan kamu sebelum membeli kursi gaming yang tepat. Yang jual kursi gaming banyak, tapi yang cocok di badan belum tentu 🙂

kursi gaming

JUAL KURSI GAMING BERKUALITAS

Kamu bisa mendapatkan kursi gaming berkualitas dan terbaik di TheLapak.com. Belanja online di TheLapak.com terasa nyaman karena kamu tidak perlu mengunjungi toko dan after sales-nya pun memuaskan. Selain itu TheLapak.com juga mendukung pengiriman ke berbagai kota seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Bekasi, Jogja, Makassar, Malang, Medan, Bali, Yogyakarta, Palembang, Samarinda, Tangerang dan berbagai kota besar di Indonesia lainnya.

, , , , , ,

 
Chat via Whatsapp